Tangerang Panen Raya Bersama Presiden Prabowo: Petani Semakin Sejahtera, Produktivitas Meningkat

redaksi

Tangerang – kembali menorehkan prestasi gemilang di sektor pertanian. Pada Selasa (8/4/2025), Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah bersama jajaran Forkopimda melaksanakan panen raya serentak yang terhubung langsung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Panen raya ini menjadi bagian dari agenda nasional bersama 14 provinsi lainnya, sebagai wujud nyata komitmen mewujudkan swasembada pangan.

Berpusat di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, panen raya ini menggambarkan hasil kerja keras para petani Tangerang. Di atas lahan seluas 14 hektare, produksi gabah diperkirakan mencapai 210.000 ton—sebuah pencapaian membanggakan yang menunjukkan produktivitas hingga 7 ton per hektare.

“Alhamdulillah, panen kali ini membuahkan hasil yang menggembirakan. Kami optimis, ke depan bisa meningkat menjadi 8 ton per hektare,” ujar Bupati Maesyal Rasyid penuh semangat.

Dengan total luas lahan sawah mencapai 36.000 hektare dan produksi tahunan sekitar 313.000 ton, Kabupaten Tangerang menunjukkan potensinya sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Banten. Upaya demi upaya terus dilakukan untuk mendorong peningkatan hasil panen, mulai dari penggunaan pupuk organik yang tepat waktu hingga optimalisasi distribusi pupuk bersubsidi.

“Harga pupuk hanya Rp2.700 per kilogram—lebih murah dari HET. Ini berkat sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya kebijakan Presiden yang sangat berpihak pada petani,” jelas Maesyal.

Tak hanya produktivitas yang meningkat, kesejahteraan petani pun ikut terdongkrak. Harga gabah yang kini menembus Rp6.500 per kilogram menjadi angin segar bagi para petani. Mereka kini bekerja dengan lebih semangat, didorong oleh harapan akan masa depan yang lebih baik.

Presiden Prabowo dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petani Indonesia. “Kalian adalah tulang punggung bangsa. Tanpa petani, takkan ada NKRI,” ucapnya tegas.

Baca juga
Demi Lingkungan dan Ekonimi, Babinsa Bersama Pemdes Gunung Putri Tanam 250 Pohon

Presiden juga menegaskan visinya untuk menurunkan harga pangan sekaligus menyejahterakan petani. “Kita akan terus melangkah dengan kebijakan strategis. Saya ingin menjadi Presiden yang membuat rakyat tersenyum dan petani makmur,” katanya dengan penuh tekad.

Panen raya ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol semangat kolaborasi antara pusat dan daerah, antara pemimpin dan rakyat, demi ketahanan pangan nasional. Kabupaten Tangerang membuktikan bahwa dengan kerja keras, sinergi, dan kebijakan yang berpihak pada rakyat, swasembada bukan lagi mimpi—melainkan kenyataan yang sedang dirajut bersama.