Edukasi Pelajar MAN 2 Situbondo, Polisi Ingatkan Bahaya Balap Liar, Bullying, hingga Kejahatan Siber

SITUBONDO — Masa remaja merupakan fase pencarian jati diri yang sangat rentan terpengaruh oleh lingkungan sekitar, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Mengantisipasi hal tersebut, Polres Situbondo terus proaktif melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah.

Langkah preventif ini salah satunya dilakukan oleh Kasat Samapta Polres Situbondo, Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M., saat berkesempatan menjadi pembina apel pagi di lapangan MAN 2 Situbondo, Senin (20/4/2026). Di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik, Iptu Rachman memberikan edukasi menyeluruh terkait tiga ancaman utama kenakalan remaja saat ini: balap liar, perundungan (bullying), dan kejahatan siber.

Terkait ketertiban di jalan raya, Kasat Samapta secara tegas menyoroti kebiasaan segelintir pemuda yang kerap menggelar aksi balap liar, terutama pada malam Sabtu dan malam Minggu. Ia mengingatkan bahwa aksi ugal-ugalan tersebut bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa.

“Balap liar itu risikonya nyawa. Selain membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain, aktivitas ini juga sangat mengganggu ketentraman warga sekitar. Jangan sampai masa depan kalian hancur hanya karena ikut-ikutan tren yang salah dan berujung pada sanksi hukum,” tegas Iptu Rachman di hadapan peserta apel.

Selain masalah di jalanan, pihak kepolisian juga menyoroti ancaman psikologis yang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Para pelajar diedukasi agar saling menghormati dan tidak menjadi pelaku maupun korban perundungan (bullying). Iptu Rachman menekankan bahwa mengejek atau menyakiti teman, baik secara fisik maupun verbal, bukanlah tindakan yang patut dibanggakan.

Tidak hanya itu, seiring dengan masifnya penggunaan gawai, maraknya kasus kejahatan di media sosial juga tak luput dari perhatian kepolisian.

“Adik-adik juga harus cerdas dan bijak menggunakan ponsel. Berhati-hatilah dengan berbagai modus penipuan di medsos, jangan mudah membagikan data pribadi, dan hindari ikut-ikutan menyebarkan informasi bohong atau ujaran kebencian. Jejak digital itu kejam dan bisa merugikan kalian di kemudian hari,” tambahnya.

Baca juga
Kapolres Situbondo Gelar Silahturahmi Untuk Perkuat Sinergi Maritim

Melalui momentum edukasi langsung ini, Kasat Samapta mengajak seluruh pelajar MAN 2 Situbondo untuk lebih memprioritaskan pendidikan dan menyibukkan diri dengan kegiatan sekolah yang positif.

Kehadiran aparat kepolisian ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Sinergi antara Polri dan lembaga pendidikan dinilai sangat krusial dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, bertanggung jawab, serta sadar hukum di manapun mereka berada.

(Ba’im)