Pembangunan Tangkes di Desa Gumuk Jadi Sorotan, Kondisi Jalan dan Papan Informasi Dipertanyakan

SITUBONDO, Panturapos.id – Pembangunan tangkes di wilayah Desa Gumuk, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, menjadi sorotan masyarakat setempat.

Sorotan tersebut muncul karena kondisi akses jalan di sekitar lokasi pekerjaan dinilai kurang memungkinkan serta adanya sejumlah hal yang dipertanyakan warga terkait pelaksanaan proyek.

Kepala Desa Gumuk, Coco, mengatakan hingga saat ini pihak pelaksana dari CV yang mengerjakan proyek tersebut disebut belum memberikan tanggapan maupun tindak lanjut terkait persoalan yang muncul di lapangan.

“Belum ada tindakan dari pihak CV. Seakan-akan hanya numpang kerja. Sempat pihak Polsek turun langsung ke lokasi bersama kepala desa, namun sampai hari ini belum ada tanggapan dari pihak CV,” ujar kepala Desa.

Sementara itu, berdasarkan pantauan tim di lokasi, ditemukan sejumlah kondisi pekerjaan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dan pengecekan lebih lanjut.


Salah satunya terkait pekerjaan campuran semen yang disebut menjadi pertanyaan di tengah masyarakat.

Selain itu, tim juga mempertanyakan keberadaan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Saat dilakukan pemantauan, papan informasi kegiatan disebut tidak terlihat di sekitar lokasi, sehingga masyarakat kesulitan mengetahui informasi mengenai pekerjaan tersebut, termasuk sumber anggaran, nilai pekerjaan, maupun pihak pelaksana.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai transparansi serta pelaksanaan pembangunan tangkes tersebut.

Masyarakat berharap instansi terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), dapat turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Harapan kami pihak terkait, terutama PU, bisa melakukan kroscek langsung ke lokasi. Karena dengan adanya pekerjaan tersebut banyak menjadi pertanyaan masyarakat,” ungkap salah seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak CV selaku pelaksana pekerjaan belum memberikan keterangan atau klarifikasi terkait sorotan masyarakat tersebut.

Baca juga
Aliansi Advokat, LSM, dan Media Pertanyakan Kinerja ATR/BPN Situbondo

(Baim)