Posal Panarukan Bersama Subdenpom V/3/5 Situbondo Laksanakan Ops Gaktib & Yustisi Jelang Nataru

Foto : Razia di THM Eks. Lokalisasi Gunung Sampan (GS)

SITUBONDO – Pos TNI AL (Posal) Panarukan, Lanal Banyuwangi bersama Subdenpom V/3/5 Situbondo melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi berupa razia tempat terlarang di Tempat Hiburan Malam (THM) eks Lokalisasi Gunung Sampan, Desa Kotakan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Jumat malam (12/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 23.00–02.00 WIB tersebut dipimpin oleh Dansubdenpom V/3/5 Situbondo, Letda CPM Munif Sandra, dengan melibatkan Danposal Panarukan Letda Laut (PM) Didin Hapidin, serta personel gabungan Pom TNI AD dan Pos TNI AL Panarukan.

Dansubdenpom V/3/5 Situbondo, Letda CPM Munif Sandra, menyampaikan bahwa kegiatan Ops Gaktib dan Yustisi ini dilaksanakan sebagai langkah preventif dan penegakan disiplin menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), guna memastikan tidak adanya keterlibatan personel TNI/Polri di tempat hiburan malam maupun aktivitas yang berpotensi melanggar hukum dan disiplin.

Operasi ini bertujuan untuk menjaga citra dan kehormatan TNI/Polri, sekaligus menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Situbondo menjelang Nataru,” tegasnya.

Sementara itu, Danposal Panarukan Letda Laut (PM) Didin Hapidin menambahkan bahwa sinergi antar aparat penegak hukum akan terus ditingkatkan guna mencegah pelanggaran serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen mendukung penuh upaya penegakan ketertiban dan hukum, khususnya di wilayah pesisir dan sekitarnya, agar situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Dari hasil razia tersebut, tidak ditemukan personel TNI/Polri, barang terlarang, maupun pengunjung atau penghuni kafe yang membawa atau menyimpan senjata api (senpi) maupun senjata tajam (sajam). Selama pelaksanaan kegiatan, pengunjung dan penghuni kafe bersikap kooperatif, sehingga kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Baca juga
Proyek Irigasi P3TGAI di Desa Kedungdowo Arjasa Diduga Asal-asalan, Warga Keluhkan Kerusakan Dini